15
Oct
10

Kala SMS Kredit Tanpa Agunan Menjadi Bagian Hidup Kita…

“Selamat Pagi Bapak/Ibu, Maaf saya Kampret ingin menawarkan KTA, syarat cukup fotokopi KTP dan copy kartu kredit. Dibantu sampai cair. Hubungi 900xxxxx, 081xxxxx. Maaf bila tidak berkenan.”

Pernahkah Anda menerima SMS semacam itu? Jika belum pernah, maka Anda termasuk segelintir orang yang beruntung! Dari 10 orang kawan yang pernah saya tanyai, semuanya pernah menerima SMS penawaran Kredit Tanpa Agunan (KTA). Bukan cuma 1-2x, tapi sehari bisa menerima 5-6 SMS. Bahkan pernah dalam sehari saya menerima 10 SMS! Dahsyat…

Darimana para sales KTA itu mendapat nomor HP kita? Banyak cara, dan seringkali kita tidak sadar sedang membagi-bagi nomor HP kita itu. Pernahkah Anda mengalami hal di bawah ini? Mari kita perhatikan…

1. Mengajukan kartu kredit

Kebanyakan dari kita mengajukan kartu kredit melalui agen. Jarang yang langsung mendatangi bank dan mengajukan di sana. Saat mengisi form, biasanya ada beberapa isian wajib yang harus Anda isi, diantaranya: Nama, Nomor HP dan nama ibu. 2 isian terakhir adalah kunci utama kerahasiaan Anda, sebenarnya.

Atau ada juga agen yang cukup berani, mereka memberikan suvenir gratis (gantungan kunci, pin, topi), dengan syarat Anda memberikan nomor yang bisa dihubungi.

Disinyalir, agen-agen inilah yang kemudian menyimpan nomor Anda dan kemudian menjualnya kepada pengepul nomor. Haha, mirip pemulung yaπŸ˜€

2. Mengisi Survey

Pernahkah Anda tiba-tiba disodori form survey dan jika bersedia mengisi survey tersebut Anda akan menerima suvenir cantik? Apakah Anda diminta memasukkan nomor HP? Jika iya, maka Anda sudah membuka pintu ke-2πŸ˜€

Hal ini juga berlaku untuk tele-survey.

3. Saat di Pameran

Saat Anda melihat-lihat pameran di sebuah mall misalnya, apakah sales nya saat itu mendekati Anda dan meminta kartu nama Anda? Untuk dihubungi saat ada special offer, katanya. Jika Anda memberikan kartu nama Anda, maka pintu 3 sudah terbukaπŸ˜€

4. Seminar, Gathering, Arisan dan sejenisnya

Saat hadir di sebuah seminar, gathering, kumpul-kumpul dan sejenisnya, seringkali kita diminta untuk memasukkan kartu nama ke sebuah wadah yang disediakan. Kartu nama yang ada akan diundi untuk mendapatkan door prize.

Seorang kawan yang super ketat dalam membagikan nomor HP nya pun akhirnya kecolongan karena ia mengaku pernah meletakkan kartu nama di seminar semacam ini. Pintu 4 sudah terbuka, kawan!πŸ™‚

3 hal di atas hanya contoh kecil mengenai bagaimana awal mula Anda bisa mendapatkan SMS penawaran yang menyebalkan itu. Banyak lagi contoh lainnya. Dan seringkali, kita memang tidak sadar bahwa apa yang sedang kita lakukan itu sama saja dengan membuka data pribadi Anda ke dunia luar.

Lalu, bagaimana mencegahnya? Ada banyak cara juga.

  1. Jangan mengumbar nomor HP, nama orangtua, nomor kantor, nomor rumah apalagi alamat rumah untuk keperluan yang TIDAK penting dan mendesak. Bagikan HANYA untuk keperluan berobat atau perawatan di Rumah Sakit, misalnya.
  2. Jika memang ingin mengajukan kartu kredit atau produk perbankan, jangan melalui agen di mall-mall, langsung saja datang ke bank yang dituju. Repot? Memang. Tapi ke depan akan jauh lebih menyenangkan untuk hidup Anda.
  3. Miliki 2 nomor HP. Satu untuk keperluan pribadi (dan pekerjaan), satu lagi nomor ‘sampah’. Berikan nomor pribadi HANYA kepada keluarga dan rekan kerja. Untuk keperluan administrasi di luar keluarga dan pekerjaan, gunakan nomor sampah.

Bagaimana dengan Anda? Apakah ada tips lain yang bisa kita gunakan untuk mencegah para pengganggu itu menghujani kita? Mari berbagi di sini!πŸ™‚


0 Responses to “Kala SMS Kredit Tanpa Agunan Menjadi Bagian Hidup Kita…”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: