23
May
08

Oh, lagi-lagi sinetron…

Mungkin tema tulisan ini udah basi, karena terlalu banyak yang membahasnya. Tapi yah… gimana ya, blog saya masih kosong euy! Boleh yaa.. kasih daaah (TM)😀

Saya bukanlah peminat sinetron, karena menurut saya masih jauh lebih bermanfaat menonton BabyTV😀 Di rumah saya berlangganan Indovision, dan siaran favorit saya Discovery Channel dan National Geographic. Dulu saya menganggap siaran dokumenter itu sama sekali tidak menarik, tidak seru. Tapi entah kenapa sekarang justru saya sangat menggemarinya. Ada kimia yang cocok di sana. Idih…

Kembali ke sinetron (di TV lokal). Tadi malam, saat saya dan anak sedang di rumah orangtua, saya tidak sengaja menyaksikan sinetron Cerita SMA yang ditayangkan di RCTI. Kok tidak sengaja, gimana bisa? Ya kan sedang mencari-cari channel, siapa tahu ada yang bagus.

Betapa kagetnya saya saat tiba-tiba menyaksikan tampilan saat itu: beberapa perempuan muda menari-nari, memakai pakaian yang minim dan ketat sekali. Hey, jangan dibayangkan secara berlebihan, sewajarnya saja😀 Makin kaget lagi ketika mereka menyanyikan lagu Mulan Jameela yang berjudul Makhluk Tuhan Paling Sexy. Bisa ditebak kan, seperti apa klopnya.

Spontan saya melirik jam dinding di atas TV. Jam 19.30 alias setengah delapan malam! Masya Allah, ini jam anak (seharusnya) sedang belajar, dan jam dimana keluarga (idealnya) sedang berkumpul bersama! Alih-alih mendapat manfaat dari TV, mereka malah disuguhkan keseronokan seperti ini..

Seketika itu juga saya mengganti dengan channel MetroTV. Karena relatif jaminan lah TV ini ndak akan menampilkan racun pikiran dan syahwat seperti di sinetron tadi.

Setelah itu saya terdiam. Saya teringat pendapat beberapa kawan yang saat ini sudah tidak menghadirkan TV di rumah mereka. Pun beberapa kawan yang kendati ada TV di rumahnya, tapi aksesnya dibatasi luar biasa. Saya pernah mendebat mereka, dengan mengatakan bahwa TV pun memiliki nilai positif, sehingga jangan main menggeneralisir bahwa semua siaran TV itu hancur-hancuran begitu saja.

Saya jadi terdiam dan merenungi itu semua. Mungkin karena selama ini saya nyaris tidak pernah menyaksikan TV lokal kecuali MetroTV, saya jadi “kuper” begini ya. Sekalinya lihat adegan di sinetron langsung planga-plongo.

Dan saat itu pula saya terngiang berita pemerkosaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh anak usia sekolah, pornografi melalui handphone yang semakin marak dan mudah ditemui, dan tingkah laku menyimpang lainnya. Inilah efek samping yang ditawarkan (atau dimunculkan) oleh teknologi yang semakin mudah dan murah. Ditambah lagi dengan sikap sebagian kalangan media (cetak, elektronik, online, dsb) yang sepertinya tidak peduli dengan apa yang mereka lakukan. Plus beberapa kalangan yang menganggap pornografi sebagai seni, sehingga sangat bertentangan dengan HAM jika ia dibatasi.

Heran.. menunjukkan aurat, yang jelas-jelas dilarang Tuhan secara mutlak, dibilang seni dan keindahan? Maaf saja, lukisan cakar ayam anak saya jauh lebih menarik, hehe😀

Saya bersyukur diberi rizki untuk berlangganan TV kabel, sehingga memiliki alternatif pilihan siaran berkualitas yang jauh lebih banyak.

Bagaimana dengan Anda?


1 Response to “Oh, lagi-lagi sinetron…”


  1. 23 May 2008 at 19:51

    Qie, main2 juga dong ke acara lokal yg bagus.. “ojo londo wae.. meski apik acarane” heheee….
    Itu Maulana dan saya seneng banget nonton Bolang, Unyil, sama Cita-citaku hehee…
    Taunya itu ajah… abis memang jarang nonton tivi🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: