Setelah bolak balik masuk tanpa permisi ke blog orang lain, entah kenapa tiba-tiba jari ini mengetik “http://ahsya.wordpress.com”.
“Eee, jari-jariku, ini kan blog saya..?”
“Lha iya juragan,” kata jari-jariku dengan semangat, khususnya si jempol (halah) . “Juragan tuh ya, rajin banget menyambangi blog orang, tapi blog sendiri boro-boro diisi, ditengok aja kagak!!”
Ih, sejak kapan jari-jariku yang katanya jempol semua ini menguasai logat Betawi sampai medok begitu?
Tapi, iya juga ya… udah bikin, ditinggal. Gak ditengok. Apalagi diisi. Diupdate juga enggak. Jangan ngomong dikasih template yang cakep.
Wah! Ini tidak bisa dibiarkan!! Di luar sana, mungkin beribu-ribu orang berebut ingin mendapatkan alamat ahsya.wordpress.com tapi gagal karena sudah saya ambil! Masa mau saya diamkan saja blog ini? Gak bisa, gak bisa…
Oke deh, makasih ya jari-jari… engkau memang jariku yang paling setia! *lupakan, ini hiperbola..
…tapi, mo nulis apa ya?
Ah, sekedar jempol kejepit meja komputer aja bisa kok dibikin tulisan. Atau anak yang tadi lucu banget kelakuannya. Ha, tenang klo gitu, bahan tulisan tersebar di mana-mana. Yang jauh lebih penting – dan sering ngilang – adalah niat dan usaha. Ya gak?
…iyya.. kali…
Jadi, mari kita lihat, apakah blog ini berikutnya akan padat dengan tulisan, atau kembali penuh sesak dengan debu dan lumut, bau, lusuh, buluk, pertanda tak pernah ada yang menjenguk…